Destinasi Alam bangka Yang Populer Di Masa Sekarang

 1.Bukit Kejora.

     Reporter : Alexia Dea Ariyanti

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Bukit Kejora bisa menjadi alternatif destinasi liburan seandainya Anda sudah jemu dengan pantai di Bangka Belitung.Wisata Bukit Kejora adalah destinasi yang menawarkan pengalaman hiking perbukitan.Terletak di Desa Beluluk, Kecamatan Pangkalanbaru, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), destinasi Wisata Bukit Kejora ini mungkin cocok untuk pecinta alam.

Menjelajahnya bisa berarti liburan sekaligus berolahraga. Maklum, butuh tenaga dan fisik yang prima untuk mendakinya.Jika sudah di puncak, Wisata Bukit Kejora menawarkan panorama landscape dari atas perbukitan.Mendakilah saat menjelang sore yang cerah, Anda bisa menyaksikan sunset dari Bukit Kejora.

Setidaknya itulah yang dirasakan saat Bangkapos.com menjajal wisata Bukit Kejora pada Sabtu (12/2/2022) petang.Matahari tertutup awan mendung yang melayang di atas kepala menyambut kedatangan rombongan bangkapos.co di Kaki Bukit Kejora.

Sekira pukul 15.00, bangkapos.com mulai mendaki dari kaki Bukit Kejora.Bukit Kejora ini berjarak sekitar 9,1 kilometer dari Pusat Kota Pangkalpinang, waktu tempuh 17 menit menggunakan kendaraan bermotor jika lalu lintas


Sedangkan jika dari Bandara Depati Amir berjarak 6,4 kilometer dan dapat ditempuh waktu 10 menit. Tak ada petugas pengelola bukit ini, hanya saja kedatangan Bangkapos.com disambut oleh beberapa pendaki bukit lain yang saat itu sedang beristirahat di sebuah pondok di kaki bukit tersebut. Setelah hampir 15 menit bersiap-siap, akhirnya kami mulai mendaki bukit setinggi sekitar 150 meter di atas permukaan laut.


Jarak antara pos dan kaki bukit memang tak jauh, hanya sekitar 50 meter, namun dengan medan pendakian yang terjal kegiatan ini cukup menguras tenaga bagi pendaki pemula.Ini juga merupakan pos satu-satunya yang ada saat mendaki Bukit Kejora.

Tidak berhenti di situ, trek Bukit Kejora tergolong banyak memiliki bonus. Usai melewati pos pertama kita memang masih disuguhkan dengan trek menanjak. Akan tetapi, setelah itu akan ada trek datar jalur pendakian. Hal itu menandakan bahwa tak lama lagi akan mencapai puncak bukit. Waktu pendakian pun tidak begitu lama.



Perlu waktu kurang lebih 15-20 menit saja untuk bisa mendaki dan menyelesaikan trek Bukit Kejora.
itu jika kamu tidak tergoda untuk berhenti dan sibuk mengambil gambar.

Gimana? apakah anda tertarik jika minta langsung hubungi keluarga anda atau teman anda untuk berkunjung ke bukit yang satu ini. Sumber Bangka Tribuns


2. Hutan Pelawan Desa Namang Bangka-Tengah


Hutan Pelawan Desa Namang, Surga Alam Tersembunyi di Bangka Tengah

Hutan Pelawan terkenal dengan pohon pelawan yang tumbuh alami di kawasan tersebut. Suasana di sini masih sangat asri, udaranya sejuk, dan jauh dari kebisingan kota. Saat memasuki kawasan hutan, pengunjung bisa merasakan nuansa alam yang tenang dan nyaman, sehingga cocok dijadikan tempat healing maupun wisata edukasi bersama keluarga dan teman.

Selain keindahan alamnya, Hutan Pelawan juga dikenal karena memiliki jamur pelawan yang cukup langka dan bernilai tinggi. Jamur ini biasanya tumbuh secara alami di sekitar pohon pelawan dan menjadi salah satu ciri khas dari Desa Namang. Hal inilah yang membuat Hutan Pelawan tidak hanya menarik dari sisi wisata, tetapi juga memiliki potensi ekonomi dan budaya bagi masyarakat sekitar.

Di kawasan wisata ini juga tersedia beberapa fasilitas seperti jembatan kayu, spot foto alami, gazebo, hingga area santai yang membuat pengunjung semakin nyaman menikmati pemandangan hutan. Banyak mahasiswa, pelajar, maupun wisatawan luar daerah datang ke tempat ini untuk menikmati suasana alam sekaligus belajar tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

Dan dilansir dari wikipedia 

Hutan Pelawan adalah hutan yang dilindungi di Namang, Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah, Pulau Bangka. Hutan Pelawan disebut juga Hutan Kalung.Hutan Pelawan berstatus sebagai Taman Keanekaragaman Hayati dan direncanakan akan dijadikan sebagai kebun raya.Hutan Pelawan memiliki luas 300 ha, dengan hutan wisata 47 ha, dan sisanya adalah hutan adat.

Hutan ini adalah satu dari sedikit hutan yang tersisa di Pulau Bangka yang terkenal sebagai lokasi penambangan timah selama ratusan tahun. Hutan di daerah sini, telah lama ditawar oleh perusahaan-perusahaan timah guna ditambang. Namun begitu, tokoh penjaga hutannya, Zaiwan, menolak, terlebih saat ia menjabat kepala desa Namang  Hutan ini menjadi tempat perlindungan bagi flora dan fauna khas Bangka. Nama hutan ini sendiri berasal dari nama flora famili Myrtaceae yang paling banyak ditemui di sana, yaitu pelawan merah (Tristaniopsis merguensis Griff.).

Daya Tarik Hutan Pelawan Desa Namang bagi Wisatawan

Ada beberapa hal yang menjadi daya tarik utama mengapa banyak wisatawan tertarik mengunjungi Hutan Pelawan di Desa Namang, Bangka Tengah. Salah satunya yaitu karena suasana alamnya yang masih sangat alami dan asri. Ketika masuk ke kawasan hutan, pengunjung bisa merasakan udara yang sejuk, tenang, dan jauh dari kebisingan perkotaan. Hal ini membuat tempat ini cocok dijadikan lokasi healing maupun refreshing bersama keluarga dan teman.

Daya tarik lainnya yaitu banyaknya spot foto alami yang menarik. Jembatan kayu, pepohonan hijau, dan suasana hutan yang masih natural membuat pengunjung sering memanfaatkan tempat ini untuk berfoto dan membuat konten media sosial. Karena itu, Hutan Pelawan juga cukup populer di kalangan anak muda dan mahasiswa.

Tidak hanya sebagai tempat wisata, Hutan Pelawan juga memberikan pengalaman edukasi tentang pentingnya menjaga lingkungan dan melestarikan alam. Wisatawan dapat belajar bagaimana masyarakat sekitar menjaga kawasan hutan agar tetap lestari dan tetap menjadi bagian dari kekayaan alam Bangka Belitung.

Madu dan Jamur Pelawan

Begitu kita melewati gerbang Hutan Pelawan dan menyusuri jalan setapak, kita akan disambut oleh rimbunnya pepohonan dan dari semuanya, yang paling mencolok memang Pohon Pelawan. Pohon yang kulit kayunya sudah terkelupas akan berwarna kemerahan dan membuatnya paling mudah diidentifikasi. Seolah, inilah nyawa hutan ini.

Betapa tidak? Dari pohon ini, puluhan keluarga menggantungkan mata pencaharian darinya. Pohon Pelawan adalah tempat hidup sarang lebah liar yang mampu menghasilkan madu yang rasanya pahit. Ini terjadi karena lebah-lebah tersebut mengisap serbuk bunga pohon pelawan, sehingga madu yang dihasilkan terbilang pahit. Madu Pelawan, produk andalan Pulau Bangka ini bersumber dari lebah liar Apis dorsata yang menghisap dari sari bunga dari pohon pelawan.baca artikel nya di Disini

    Rep: Muhammad Hafil/ Red: Muhammad Hafil/hutan pelawan namang

3.Bukit mangkol desa terak.



    Penulis: Ayu Wiyanto Editor: Tim Portal Belitung


Bukit Mangkol Desa Terak, Wisata Alam dengan Pemandangan yang Menakjubkan

Salah satu wisata alam yang cukup menarik untuk dikunjungi di Bangka Tengah yaitu Bukit Mangkol yang berada di Desa Terak. Tempat ini dikenal sebagai destinasi wisata alam yang menawarkan pemandangan indah dari ketinggian. Banyak wisatawan datang ke Bukit Mangkol untuk menikmati suasana alam yang sejuk sekaligus melihat panorama hijau khas perbukitan Bangka.

Bukit Mangkol menjadi salah satu tempat favorit bagi pecinta alam dan pendaki karena memiliki jalur trekking yang cukup menantang tetapi tetap menyenangkan untuk dicoba. Selama perjalanan menuju puncak, pengunjung akan disuguhkan dengan suasana hutan yang masih alami dan udara yang sangat segar. Hal inilah yang membuat banyak orang merasa nyaman dan betah berada di tempat ini.

Daya tarik utama dari Bukit Mangkol tentu saja pemandangan dari atas bukit. Dari puncaknya, wisatawan bisa melihat hamparan pepohonan hijau, perbukitan, hingga suasana alam Bangka Tengah yang terlihat sangat indah terutama saat pagi maupun sore hari. Banyak pengunjung memanfaatkan momen tersebut untuk berfoto karena pemandangannya sangat cocok dijadikan spot foto alam.

Selain itu, Bukit Mangkol juga sering dijadikan tempat healing dan camping oleh anak muda maupun komunitas pecinta alam. Suasana yang tenang dan jauh dari keramaian kota membuat tempat ini cocok untuk melepas penat dan menikmati ketenangan alam.

Rute dan Perjalanan Menuju Air Terjun Bukit Mangkol Jika kamu sudah bosan dengan rutinitas kota dan pengin merasakan segarnya alam, Air Terjun Bukit Mangkol adalah pilihan yang tepat. Meski terletak di Kabupaten Bangka Tengah, air terjun ini lebih dekat dengan Kota Pangkalpinang, sehingga cukup mudah dijangkau jika kamu berada di kota ini. 

Dari pusat Kota Pangkalpinang, kamu hanya perlu menempuh perjalanan sekitar 1 jam ke arah Desa Terak, Kecamatan Simpang Katis. Perjalanan menuju lokasi akan membawa kamu melewati pemandangan alam yang super asri: hutan hijau yang rimbun, perkebunan penduduk lokal, dan perbukitan yang bikin kamu merasa jauh dari hiruk-pikuk kota. Selain itu, kamu juga akan disuguhkan dengan sebuah jembatan peninggalan Belanda yang jadi saksi sejarah di sepanjang jalan. Jadi, selain wisata alam, perjalanan ke Air Terjun Bukit Mangkol juga memberikan sentuhan sejarah yang menarik. sumber artikel di belitung pikiran .rakyat

Daki Santai, Nikmati Keindahan Alam 

Setelah sampai di bawah, untuk mencapai Air Terjun Bukit Mangkol, kamu perlu sedikit berusaha dengan mendaki sekitar 10 hingga 15 menit. Meski pendakian ini gak terlalu berat, kamu tetap harus mempersiapkan diri dengan sepatu yang nyaman. Selama perjalanan, kamu akan disuguhi pemandangan air yang mengalir di sepanjang jalur pendakian—sebuah hiburan alami yang bikin perjalanan terasa lebih seru.

 Sesampainya di puncak, rasa lelahmu akan terbayar lunas. Suasana yang sejuk dan asri dengan suara gemericik air terjun bakal bikin kamu merasa rileks banget. Air terjun yang mengalir deras dengan dua kolam yang tersedia di bawahnya menjadi daya tarik utama di sini. Kolam-kolam ini khusus disediakan untuk anak-anak dan dewasa, jadi kamu bisa leluasa bermain air atau sekadar menikmati keindahan sekitarnya.

       Bangkapos.com/Akhmad Rifqi Ramadhani

Bukit Mangkol Desa Terak bukan hanya menghadirkan keindahan alam yang memanjakan mata, tetapi juga memberikan pengalaman yang berkesan bagi setiap pengunjung yang datang. Suasana alam yang tenang, udara yang sejuk, serta pemandangan dari ketinggian mampu menciptakan rasa nyaman dan ketenangan tersendiri bagi wisatawan.

Wisata ini juga menjadi bukti bahwa Bangka Belitung memiliki potensi wisata alam yang sangat menarik untuk terus dikembangkan dan diperkenalkan kepada masyarakat luas. Melalui Bukit Mangkol, pengunjung tidak hanya menikmati keindahan alam, tetapi juga diajak untuk lebih menghargai dan menjaga kelestarian lingkungan sekitar.

Menurut saya, Bukit Mangkol mampu menghadirkan kesan wisata alam yang sederhana tetapi tetap memiliki daya tarik yang kuat. Tempat ini cocok dijadikan destinasi untuk healing, menikmati suasana alam, maupun menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman. Dengan pengalaman yang diberikan, Bukit Mangkol menjadi salah satu wisata alam yang meninggalkan kesan positif dan layak untuk dikunjungi kembali.

    Air terjun Pemandian Bukit Mangkol  Sumber Gambar Klik Disini







Komentar

Postingan populer dari blog ini

Babel Estetik: Menelusuri Tempat Healing Trend dan Surga bangka di 2026

Meretapi Keindahan Pantai Bangka-Belitung 2026